BUTUH BANTUAN POLISI POLRES MAJALENGKA HUBUNGI KAMI 110 ,0233-281221 ATAU SMS 9123 .

Rabu, 10 November 2010

Kasat Intelkam, "Jaga Kondusifitas "

Majalengka - Kepala Satuan Intelijen Keamanan (Intelkam) AKP.Maman Abdurrahman mengingatkan para pelajar jangan pernah untuk mencoba dan penasaran dengan jenis narkoba, karena selain berbahaya juga merugikan diri sendiri.

Demikian amanat yang disampaikan olehnya saat menjadi pembina upacara senin, (8/11) pagi dilapangan upacara SMK Pariwisata Jl.Suma- Majalengka.

Baca beritanya>>>>>>>

Polisi Sita Puluhan Miras Ilegal

Majalengka - Satuan narkoba Polres Majalengka menyita puluhan botol minuman keras illegal berbagai merk dalam operasi pemberantasan peredaran minuman keras di Desa Argapura, Kecamatan Argapura dan Desa Ciranca, Kecamatan Bantarujeg, Senin (8/11) sore kemarin.

Kapolres Majalengka AKBP.Sony Sonjaya mengatakan dalam razia miras illegal yang dipimpin oleh Kepala Satuan Narkoba AKP.Fauzan Syahril berhasil mengamankan puluhan botol miras illegal berbagai merk dari dua tempat yang berbeda.

Polisi juga menangkap dua orang penjual miras ilegal yakni Erwintolo (46) warga Desa/Kecamatan Argapura dan Iin (38) warga Desa Ciranca, Kecamatan Bantarujeg, serta barang bukti berupa 53 botol miras illegal.

Saat ini kedua tersangka sudah diamankan di Mapolres Majalengka dan akan menjalani pemeriksaan selanjutnya. Dalam laporannya, para tersangka mengaku kegiatan mereka menjual miras illegal sudah berlangsung lama.

Sony menyebutkan penggrebekan dilakuan atas laporan masyarakat. Polisi lalu melakukan penyelidikan, hingga akhirnya dipastikan bahwa dua tempat tersebut menjual miras ilegal.

Tambahnya, aparat kepolisian sedang gencar-gencarnya memberentas peredaran miras dan narkoba. Karena kedua barang haram ini sangat membahayakan masyarakat dan menjadi pemicu timbulnya tidak kriminalitas lainnya.

"Keduanya dikenakan pasal 69 Staatsblad jo pasal 83, Staatsblad 1931 No.111 tentang penjualan miras ielagal dengan ancaman hukuman paling lama lima tahun, " tegas Kapolres, Selasa (9/11).

Aktivis GMNI Demo Tolak Soeharto Pahlawan

Majalengka- Sekitar 7 aktivis dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Majalengka melakukan unjuk rasa ke gedung DPRD Majalengka, Rabu (10/11) sekitar pukul 12.30 Wib, mereka menolak mantan Presiden Soeharto dijadikan sebagai pahlawan nasional.

Sebelum mendatangi gedung DPRD Majalengka, 7 aktivis ini melakukan orasi didepan Kampus Universitas Majalengka dan membagi-bagikan pamfet berisi penolakan penguasa Orde Baru itu menjadi pahlawan.

Lima belas menit kemudian mereka berjalan kaki menuju gedung DPRD Majalengka. Dalam pengawalan ketat aparat kepolisian, 7 aktivis GMNI ini kembali berorasi dihalaman kantor dewan dan diterima perwakilan anggota DPRD dari Fraksi PDI-P Eka Nuria dan Sumpena dari Fraksi Patriot Bangsa.

Selasa, 09 November 2010

Sosialisasi Kondisi Kamtibmas melalui Pesan Singkat

***INOVASI PELAYANAN

Waspadalah! Selama Oktober telah terjadi 16 Lakalantas sepeda motor, 7 tewas, 8 luka berat, 13 luka ringan, seluruhnya warga Majalengka. Mari kita patuhi peraturan lalu lintas demi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas. Gunakan helm pengaman & perhatikan kecepatan kendaraan anda, wassalam”


Baca berita selengkapnya...............

Senin, 08 November 2010

PARA PERWIRA POLRES MAJALENGKA MENJADI PEMBINA UPACARA DI SEKOLAH-SEKOLAH















Polres Majalengka di dalam menbina generasi muda khususnya para Pelajar yang ada di Wilayah Kabupaten Majalengka, memanfaatkan momentum Upacara Sekolah hari Senin yang diadakan di tiap Sekolah masing-masing dengan cara menjadi Inspektur Upacara ( Irup ) cara tersebut menurut Kapolres Majalengka sangat efektif karena bisa di ikuti oleh seluruh Siswa dan Guru pembimbing, didalam sambutannya pada upacara hari senin tanggal 8 Nopember 2010 di SMA Negeri 1 Majalengka, Kapolres Majalengka menegaskan bahwa pihak Kepolisian khususnya Polres Majalengka akan menindak tegas terhadap para pelaku penyalahgunaan Obat-obatan terlarang di kalangan remaja atau para pelajar sesuai Undang-undang No 35 tahun 2009 tentang Narkotika, beliau juga mengajak seluruh kalangan generasi muda dan semua lapisan masyarakat di kabupaten Majalengka untuk ikut berperan aktif, membantu menanggulangi penyalahguganaan dan peredaran narkoba dengan berbagai kegiatan “ SAY NO TO DRUG “

Pramuka Majalengka Menggelar Pesta Siaga











Pada hari minggu tanggal 7 Nopember 2010 Pramuka Majalengka menggelar acara Pesta Siaga untuk anggota Pramuka, Kegiatan tersebut diikuti oleh anggota Pramuka Siaga se Wilayah III Cirebon yang di Pusatkan di alun-alun Pendopo Kabupaten Majalengka, diawali dengan Apel Siaga dan dilanjutkan dengan Pawai keliling atau Karnaval, dengan mengambil tema Siaga Pahlawan Keluarga dan moto Berpartisipasi di Sekolah, Rajin di Rumah dan Giat Berlatih momentum tersebut sangat bermanfaat bagi pihak Kepolisian untuk memberikan informsi tentang Program Polri khususnya Program Sejuta Kawan yaitu Polisi Sahabat Anak ( PSA ) dalam kesempatan tersebut Kapolres Majalengka melalui Kasat Lantas menjelaskan perlunya disiplin berlalulintas sejak usia dini supaya mampu mengurangi pelanggaran dan kecelakaan lalulintas di jalan raya.

HARI KESATUAN GERAK BHAYANGKARI (HKGB)

Pada hari jumat 5 nopember 2010 polres majalengka melaksanakan kegiatan HKGB(hari kesatuan gerak bhayangkari) diawali acara dengan gerak jalan santai yang dilaksanakan diwilayah majalengka dengan diawali start dari polres majalengka dibuka start oleh Kapolres majalengka dengan Ibu ketua bhayangkari majalengka, rute yang ditempuh cukup lumayan menguras keringat mulai start dari Mako Polres Majalengka menuju pertigaan tonjong dilanjutkan kearah jalan majalengka jatiwangi, lanjut bunderan stm korpri menuju perempatan cigasong dan finish kembali di Mako Polres Majalengka.

Baca berita selanjutnya.............

Minggu, 07 November 2010

BINROHTAL






Demi meningkatkan keimanan dan ketaqwaan anggota Polres Majalengka rutin melaksanakan BINROHTAL setiap hari kamis, juga disela-sela kesibukan anggota dalam melaksanakan tugas seluruh anggota diwajibkan untuk mengikutinya.

Baca selengkapnya>>>>>>

Kamis, 04 November 2010

PENANGKAPAN TIGA TERSANGKA NARKOBA

Pada hari rabu tanggal 03 nopember 2010 jam 14.30 wib telah terjadi tindak pidana pelanggaran narkoba dengan TKP Blok Babakan Rt.02 / 09 Ds. Cidulang Kel.Cikijing Kab.Majalengka yg dilakukan oleh tersangka Didin Junaedi bin Junaedi, 30 thn penduduk Ds.cidulang Kel. Cikijing Kab. Majalengka dan saudara Agus Syarifudin, 28 th penduduk Ds. Rawa Kel. Cingambul Kab. Majalengka.


Baca berita selanjtnya>>>>>

Rabu, 03 November 2010

Kegiatan Peningkatan Kemampuan Bhabinkamtibmas

Pada hari rabu tanggal 3 Nopember 2010, Polres Majalengka didalam mengantisipasi masalah Kamtibmas menitik beratkan kepada anggota Bhabinkamtibmas supaya mampu menjadi ujung tombak Polres Majalengka di dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan Kondusif, untuk itu Kapolres Majalengka melalui Kasat Binmas AKP HERIYADI MD, SH mengumpulkan anggota Bhabinkamtibmas untuk di bekali kemampuan di dalam melaksanakan tugas dilapangan, karena anggota Bhabinkamtibmas secara langsung berhubungan dengan masyarakat, dimana Bhabinkamtibmas ini bertugas untuk mengawasi atau memonitoring kegiatan masyarakat yang ada di satu desa, jadi setiap anggota bhabinkamtibmas lebih memahami dan mengerti setiap kejadian atau kegiatan masyarakan yang ada di desa binaannya.

LATIHAN PENANGANAN UNJUK RASA






Pada hari Rabu tgl 3 Nop 2010 bertempat di Halaman Polres Majalengka, Seluruh Jajaran anggota Polres Majalengka melaksanakan kegiatan latihan rutin penanganan unjuk rasa, kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan anggota Polres Majalengka di dalam mengantisipasi atau menangani masalah unjuk rasa, supaya tidak terjadi penanganan unjuk rasa yang anarkis, kerena meyikapi situasi yang berkembang di Kota-kota besar semakin maraknya unjuk rasa yang berakir dengan tindakan anarkis, latihan tersebut diikuti oleh anggota gabungan dari Polsek-Polsek dan anggota gabungan staff serta anggota fungsi yang ada di Polres Majalengka.

Senin, 01 November 2010

Polres Majalengka kembali menangkap pelaku Ranmor

Lagi-lagi para pelaku curanmor beraksi di wilayah Majalengka,berawal hari Senin tgl 01-11-2010 jam 09.00 wib di Blok Srimulya Ds Cisoka kec CIkijing Kab Majalengka terjadi Tindak pidana Curanmor R2 jenis Honda Supra warna hitam th 2001 No Pol ; E-2732-W, Noka MH1KEV3191K10699 Nosin : KEV3E1102787, sewaktu korban akan mengambil sepeda motor yg disimpan di teras rumah, motor tsb sudah tidak ada diduga ada yg mengambil / mencuri, korban Tirjo bin Sarju, 60 th, petani, Ds Cisoka Kec Cikijing Kab Majalengka, sangat terkejut saat melihat kejadian tersebut diduga pelaku Merusak Kunci menggunakan kunci leter T.

Korban langsung melapor ke polsek cikijing tidak menghabiskan waktu anggota segera melakukan pengejaran dan berhasil menangkap 2 pelaku pada hari Selasa jam 04.00 wib

1. Wawan als Ciwong, 36 th, buruh Ds tanjungsari Kec Sukahaji kab Majalengka

2. udin Mujahidin als Udin Buuk, 42 th, buruh, Ds dan kec malausma Kab Mjl


Polres Majalengka membuat himbauan

Dalam mengantisipasi masalah Kamtibmas, kususnya pencurian kendaraan bermotor Polres Majalengka membuat himbauan baik melalui media cetak atau elektonik, seperti yang dilakukan oleh masing-masing Polsek yang ada di Wilayah Majalengka yaitu membuat himbauan melalui selebaran kertas yang di pasang atau di tempel di tempat-tempat umum, pusat keramaian, pasar, sekolah dan tempat parkir.

Jumat, 29 Oktober 2010

Polres Majalengka Melaksanakan Samjas





Majalengka – Pada hari ini Jum’at 29 okt 2010 terakhir melaksanakan Tes Samjas (Kesamaptaan Jasmani) bagi seluruh anggota jajaran Polres Majalengka. Samjas yang dimulai hari Selasa (26/10) diikuti oleh seluruh anggota Polsek dan anggota Polres Majalengka.

Delapan Tersangka Narkoba di Ciduk

Baru- baru ini Sat Narkoba Polres Majalengka telah berhasil menangkap Jaringan Narkoba di wilayah hukum Polres Majalengka yang mencakup kawasan Jatiwangi, Jatitujuh, Sindangwangi dan Sumber Jaya, penangkapan berhasil mulai tanggal 5 oktober 2010 sampai dengan tanggal 24 oktober 2010, dengan mengamankan 8 (delapan) orang Tersangka berikut barang bukti daun ganja kering kurang lebih seberat 1,5 Kg, tidak sampai disitu saja Polres Majalengka terus memburu tersangka lainnya guna memutus jaringan Narkoba.

Selasa, 26 Oktober 2010

HAORNAS

Pada pertengahan bulan lalu didalam memperingati hari Olah raga Nasional ( HAORNAS) Polres Majalengka telah mengadakan sepeda santai dengan para Komunitas Pecinta sepeda Angin Majalengka serta di ikuti oleh anggota Polres Majalengka dan Dinas Instansi yang ada di Majalengka, kegiatan tersebut mengambil Start di depan Pendopo Kabupaten Majalengka dan finish di tempat wisata kolam renang surya Kadipaten, didalam sambutanya Kapolres Majalengka mengajak semua anggota Komunitas pecinta sepeda angin yang ada di Majalengka untuk membantu tugas POLRI di dalam mewujudkan Majalengka yang Aman dan Kondusif yaitu dengan cara memberikan informasi melalui Call Center 0233 281221 atau bisa melalui SMS ke 9123 dengan cara Ketik Majalengka (spasi) isi Pesan lalu kirim ke 9123.

Pelatihan Pembina Tingkat Lanjut di Bumi perkemahan Sindangkasih

Pada hari Jumat tanggal 22 Oktober 2010 Kasat Binmas beserta Pamong saka Bhayangkara Polres Majalengka memberikan materi tentang Masalah Penyalahgunaan Narkoba kepada para peserta Kursus Pelatihan Pembina Tingkat Lanjut di Bumi perkemahan Sindangkasih Majalengka yang di adakan oleh Kwartir cabang Majalengka, kegiatan tersebut di ikuti kurang lebih 34 peserta pembina putra dan putri se kabupaten Majalengka

Senin, 25 Oktober 2010

KEGIATAN SEJUTA KAWAN DENGAN PARA TOKOH AGAMA, ULAMA, DA'I KAMTIBMAS DAN PIMPINAN PONTREN

Pada hari sabtu tanggal 23 Oktober 2010 Polres Majalengka telah mengadakan kegiatan Sejuta Kawan dengan para tokoh Ulama atau Da’i Kamtibmas, kegitan tersebut di buka oleh Waka Polres Majalengka KOMPOL SYAHIRUL HATTA, SIK serta di dampingi oleh Kasat Intelkam AKP MAMAN ABDURACHMAN dan kasat Binmas AKP HERIYADI. MD, SH. Acara tersebut di hadiri oleh para Kyai dan pimpinan Pondok Pesantren, hadir juga Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama ( FKUB ) DR. KH. SARKOSI SUBKI serta Pimpinan Pontren AL MIZAN Jatiwangi KH. MAMAN IMANULHAQ. Kurang lebih 63 Kyai dan pimpinan Pontren berkumpul untuk Silaturahmi dan membahas masalah Kamtibmas yang ada di Wilayah Kabupaten Majalengka khususnya dilingkungan tempat tinggal atau pesantren, maka dari itu Polres Majalengka melalui program Sejuta Kawan mengajak kepada para Tokoh Ulama, Kyai dan Pimpinan Pontren untuk selalu membantu tugas POLRI di dalam mewujudkan Kamtibmas yang kondusif dengan cara memberikan informasi sekecil apapun kepada POLRI khususnya Polres Majalengka .

Jumat, 13 Agustus 2010

"Bermain Petasan, Empat Mahasiswi Diperiksa Polisi"

Jumat, 13 Agustus 2010 Empat mahasiswi di Bandung diperiksa petugas Reskrim Polres Majalengka, Jawa Barat, Karen bermain petasan. Petugas juga menyita ratusan ribu petasan dari sejumlah pedagang yang terkena razia

Para mahasiswa dari berbagai universitas di Bandung ini tidak menyangka perbuatan isengnya bermain petasan harus berakhir di kantor polisi. Dengan dalih mengganggu ketertiban warga keempat mahasiswi ini di periksa petugas Polres Majalengka.

Dari tangan ke empat mahasiswi ini petugas menyita satu petasan yang tersisa. Penangkapan pemain petasan dilakukan jajaran Reskrim Polres Majalengka untuk menciptakan suasana nyaman di bulan puasa.

Tidak hanya mengamankan empat mahasiswi, petugas juga merazia sejumlah pedagang petasan. Dari razia ini petugas menyita seratus ribu lebih petasan. Operasi penertipan petasan ini akan terus digelar petugas selama bulan puasa hingga Hari Raya Idul Fitri nanti.

http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newsvideo/2010/08/12/111039/4-Mahasiswi-Ditangkap-Nyalakan-Petasan-Saat-Kunjungan-Gubernur

Minggu, 01 Agustus 2010

“Isu Penculikan Dilemparkan oleh Orang-Orang Yang Tidak Bertanggung Jawab”

Adanya isu penculikan anak yang santer beredar di masyarakat yang telah mengakibatkan para orang tua takut dan cemas ternyata hanyalah isu, kabar bohong terkait penculikan yang beredar di beberapa wilayah di Jawa Barat termasuk di wilayah Majalengka tersebut secara tegas dibantah Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Drs Sutarman, M.Hum bahwa isu tersebut tidak benar karena dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab dengan motif agar masyarakat resah.

“Sampaikan kepada masyarakat, isu penculikan melalui pesan SMS tersebut adalah isu yang dilemparkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab agar rakyat resah dan penculikan anak tersebut tidak ada,” tandas Kapolda kepada wartawan usai memberikan arahan kepada anggota Polres Majalengka Rabu siang (28/7) dalam agenda kunjungan kerja Kapolda ke wilayah Majalengka.

Dikatakannya, era teknologi disamping bisa memberikan keuntungan dan kemudahan terhadap semua aktifitas namun bisa juga dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab untuk membuat keresahan. Namun demikian menurutnya isu penculikan anak tanpa motif yang jelas dan hanya untuk membuat warga resah tersebut menurutnya tidak terkait dengan isu politik yang terjadi saat ini baik di Jawa Barat maupun Nasional. “Motifnya hanya untuk meresahkan masyarakat, tidak ada motif lain apalagi dengan isu politik tidak ada sama sekali,” tegas Kapolda.

Ia menghimbau kepada masyarahat agar tidak lagi resah karena POLRI akan terus melakukan kewaspadaan untuk melakukan pengamanan dalam bentuk patrol di masyarakat. Sementara itu adanya korban Mutilasi yang terjadi di kawasan Bandung, Garut dan Tasikmalaya, menurutnya tidak terkait dengan isu penculikan namun murni pembunuhan dengan motif masalah keluarga dan utang piutang, bukan masalah penculikan.

Seperti diketahui beberapa pekan terakhir, warga sempat dibuat cemas dengan isu SMS berupa penculikan anak dengan pelaku mengendarai kendaraan roda empat jenis AVP bahkan dalam SMS juga disebutkan plat nomor mobil yang dianggap sebagai penculik, imbasnya banyak mobil loper yang masuk ke beberapa pelosok akhirnya dicurigai warga karena mereka menyangka mobil pembawa produk-produk yang akan dijual tersebut adalah penculik. Dari isu yang beredar, anak yang diculik akan diambil bagian mata dan organ dalam tubuhnya. Kini masyarakat tidak perlu lagi resah terhadap keselamatan anak-anaknya, walaupun kewaspadaan memang diperlukan untuk menjaga buah hatinya, namun tidak perlu takut dengan isu penculikan karena sebenarnya tidak ada. (Echa-RJ)